Posts mit dem Label patah hati werden angezeigt. Alle Posts anzeigen
Posts mit dem Label patah hati werden angezeigt. Alle Posts anzeigen

Dienstag, 27. August 2013

#20 My Fears

I always thought that I'm brave enough to face a new world by myself, like me, when I was moving to Germany almost four years ago. I thought if I have to move somewhere, I don't have anything to loose.
In fact, at the moment I'm having the same feeling like I had about six/seven years ago, when David, Andre and the other friends were moving out for the study (well, in fact now that I'm the farest among all). I might be brave of moving out. But I'm scared of changes! And this is the most horrible feeling I ever had. Feeling of being left. I'm afraid, everything is not going to be the same when he/she is not there anymore. The feeling that I might cry the loudest. Something that pushes me to go out of the box again. Sometimes is not so nice. Like how I feel comfortable right now with the people in Jülich or in the lab where I work. But knowing that some people or actually one will not be there from next month, that scares me a lot. and I don't know wheather I have to stay or leave :( I hope he's not leaving.

Mittwoch, 31. Oktober 2012

Tahu Diri

Kenapa sedih banget ya dengerin lagu ini.... :(
Hai selamat bertemu lagi. Aku sudah lama menghindarimu
Sialku lah kau ada di sini

Sungguh tak mudah bagiku
Rasanya tak ingin bernafas lagi
Tegak berdiri di depanmu kini

Sakitnya menusuki jantung ini melawan cinta yang ada di hati

Dan upayaku tahu diri tak slamanya berhasil, 
‘pabila kau muncul terus begini
Tanpa pernah kita bisa bersama
Pergilah, menghilang sajalah lagi


Bye, selamat berpisah lagi

Meski masih ingin memandangimu
Lebih baik kau tiada di sini
Sungguh tak mudah bagiku 

Menghentikan segala khayalan gila jika kau ada 
dan ku cuma bisa, meradang menjadi yang di sisimu
Membenci nasibku yang tak berubah

Dan upayaku tahu diri tak slamanya berhasil, 
‘pabila kau muncul terus begini
Tanpa pernah kita bisa bersama
Pergilah, menghilang sajalah lagi


Berkali-kali kau berkata cinta tapi tak bisa

berkali-kali ku telah berjanji menyerah

Dan upaya ku tahu diri tak selamanya berhasilDan upaya ku tahu diri tak selamanya berhasil
‘pabila kau muncul terus begini
Tanpa pernah kita bisa bersama
Pergilah, menghilang sajalah
Pergilah, menghilang sajalah
Pergilah, menghilang sajalah lagi


Dienstag, 11. September 2012

I Wish You Were 10 Years Younger

People asked me lately, "do you have a boyfriend?"
I just answered lightly, "first money for the rent"

One day a friend came and pleased, just one night to sleep over
at night we talked bout a list, prince charming to be run after

Funny that I found you, cause you have almost all written
Butterflies while seeing you, but dating you is vorbidden

Reff :  I'm gonna hold your hand,
          I won't be afraid to kiss you, Dear
          My parents'll nick their head
          if you were 10 years younger..

Bridge :  Help me get rid of these butterflies,
              cause I can't stop admiring more than a minute
              cause I can't stop wishing that someday...

Reff :  I could, could hold your hand
          I won't afraid to kiss you, Dear
          My parents'll nick their head
          if you were 10 years younger..

[slow] If you were ten years younger, (I know) I just want to be with you...


can anybody help me with the music?

Freitag, 13. Januar 2012

Diingatkan Kembali

Kemarin saya membantu teman-teman saya menscan lembaran untuk rosario. Kebetulan mama dulu mengirim buku itu dan kebetulan juga bukunya kok sama, dengan yang dipakai teman-teman yang sudah rajin rosario di KMKI. Pas menscan itu, saya tidak sengaja membaca lagi kover belakang buku. Ada kata-kata indah favorit saya yang selama ini ternyata terlupakan. Begini bunyinya:

Tuhan takkan terlambat
juga takkan lebih cepat
semuanya....
Dia jadikan indah tepat pada waktuNya

Tuhan takkan terlambat
juga tak akan lebih cepat
ajarlah kami setia selalu menanti waktuMu Tuhan

(Pengkhotbah 3:11)

Hari ini saya mendapatkan kesempatan emas untuk tanya 1 dari 100 pertanyaan yang bolak balik pop out di kepala buat ditanyain ke si G****r. Satu aja cukup kayaknya (untuk menggugurkan pertanyaan yang lain).

G: *ngoceh soal Essen*
D: "oh tapi ga ada student ya?"
G: "yah udah rada2 lebih tua sih kaya gw lah,tapi kan kita terbuka buat siapa aja" *aha*
D: "emang lw umur berapa?" *harap2 cemas*
G: 39

*anjriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiitttttt*

Sepertinya saya ditegur. Diingatkan lagi untuk berpasrah.. Saya tahu banget kata-kata ini, dan selama ini saya juga suka mengingatkan diri saya untuk bersabar. Sayangnya saya *entah kenapa* ga bisa sabar. Sampai-sampai saya sendiri sempat beberapa kali berdoa begini:

"Tuhan, aku tau Engkau menyiapkan semuanya indah pada waktuMu. Aku percaya itu. Aku tau aku hanya harus sabar. Tapi aku kok ga bisa, Tuhan. (kyna aku kepo banget pengen tau siapa jodohku nanti hehehe) Ajarkanlah aku untuk lebih sabar menantikan waktuMu"

Ajarlah aku setia selalu menanti waktuMu Tuhan

Sonntag, 30. Januar 2011

Cheer Up, Li'l Brother!!

Adikku satu-satunya, Galih, lagi patah hati, sampai-sampai dia menetapkan lagu ini jadi soundtracknya.

...Benteng begitu tinggi
sulit untuk kugapai
aku untuk kamu, kamu untuk aku
namun semua apa mungkin iman kita yang berbeda....

Terus terang gw belom pernah denger lagunya dan begitu denger, oh my God, ini lagu bagus banget *kok gw bisa kelewatan!?* Gw bertanya-tanya, apa emang ini lagu diciptakan untuk adik gw?

Dia naksir sama cewek seangkatannya dia, namanya Junia (gw ga tau nulisnya gimana). Menurut dia, cewek ini udah paaaasss sepas2nya. Sama-sama IPA, sama-sama main Saxo, tinggal di Bekasi, pengertian, Jawa, manis, sabar pula ngadepin adik gw yg orangnya super ga sabar. Cuma dia Islam. Cewe ini juga suka sama adik gw. Gimana ga? Dia pinter, main musik jg, walaupun adik gw suka moodyan. Sempet pula pas Natal si Junia ini dimasakin spageti ogliolio (aduh gimana toh nulisny??) yang jelas langsung menuai protes dariiii... GW! yg ga pernah dimasakin sama dia. :p

Suatu kali (yg sampe skrg dia ga pernah cerita ke gw), dia nembak Junia dan ditolak karna beda agama.

The story must go on, Lih... there will be a rainbow after the rain.
Walaupun patah hati, tapi bersyukurlah,
lw masih punya kesempatan untuk kenal, suka, deket dan bilang cinta ke Junia.
Gw pernah bilang gini kan ke lw waktu gw putus sm Rizki? kenapa juga kau teladani kakakmu ini ikut2 pacaran beda agama....Lagu ini bilang "bukankah cinta itu anugrah?" yah walaupun lw ga dapet kesempatan utk menjaga dia.

Yah namanya juga cinta...

"Tuhan memang satu, KITA yang tak sama.."